welcome to arrin's blog

^^terima kasih udah datang ke blog saya, maaf kalau isinya tak seindah yang anda semua harapkan.
jangan lupa tinggalkan komentar di bog ini, dan jadilah anggotanya.. :)^^
Rabu, 28 Maret 2012

seputar kesehatan~Alpukat [alvocado]

Alpukat
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Divisi:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
P. americana
Nama binomial
Persea americana
Mill.

Apokat (KBBI: Avokad), alpukat, atau Persea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia.
Pohon, dengan batang mencapai tinggi 20 m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter.
Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.
Sejarah
Nama apokat atau avokad (dari bahasa Inggris, avocado) berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibaca kira-kira "awakatl"). Suku Aztek berada di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Karena itu, buah ini pada awalnya dikenal di daerah tersebut.
Pada saat pasukan Spanyol memasuki wilayah tersebut sekitar awal abad ke-16, berbagai tumbuhan dari daerah ini, termasuk apokat, diperkenalkan kepada penduduk Eropa. Orang pertama yang memperkenalkan buah apokat kepada penduduk Eropa yaitu Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol. Dia memperkenalkan buah ini pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan kakao, jagung, dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah apokat mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.
Apokat diperkenalkan ke Indonesia oleh Belanda pada abad ke-19.
Manfaat
Apokat memiliki banyak manfaat. Bijinya digunakan dalam industri pakaian sebagai pewarna yang tidak mudah luntur. Batang pohonnya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Kulit pohonnya digunakan sebagai pewarna warna cokelat pada produk dari bahan kulit. Daging buahnya dapat dijadikan hidangan serta menjadi bahan dasar untuk beberapa produk kosmetik dan kecantikan. Selain itu, daging buah alpukat untuk mengobati sariawan dan melembabkan kulit yang kering. Daun alpukat digunakan untuk mengobati kencing batu, darah tinggi, sakit kepala, nyeri saraf, nyeri lambung, saluran napas membengkak dan menstruasi yang tidak teratur. Bijinya dapat digunakan untuk mengobati sakit gigi dan kencing manis.
 
Download eBooks diwww.dietsehat911.co.cc 
Betulkah Alpukat Bikin Gemuk?
Meski banyak mengandung lemak, alpukat justru menurunkan kadarkolesterol, serta mencegah kanker, penyakit jantung, dan gangguanhati. Buah ini juga mambuat kulit dan rambut lebih indah, sertameningkatkan libido.Alpukat (Persea Americana Mill) termasuk ke dalamfamili tumbuhan lauraceae. Tanaman ini dikenal dengannama asing advocaat atau avocado pear. Tanamanalpukat berasal dari Amerika Tengah (Meksiko, Peru,Venezuela) dan diperkirakan masuk ke Indonesia padaabad ke-18.Tanaman ini berupa pohon yang tingginya dapatmencapai lebih dari 20 meter. Pohon alpukat sangat cocok tumbuhpada ketinggian antara 200-1.000 m di atas permukaan laut. Curahhujan yang diperlukan tumbuhan ini antara 1.500-3.000 mm per tahun.Negara-negara penghasil alpukat dalam skala besar adalah Amerika(Florida, California, Hawaii), Meksiko, Brasil, Peru, Australia, kuba,Argentina, dan Afrika Selatan.Di Indonesia, tanaman alpukat masih merupakan tanaman pekarangan,belum dibudidayakan dalam skala usaha tani. Walaupun bisa ditanamdi seluruh wilayah Indonesia, daerah sentral produksi alpukat masihterbatas di Pulau Jawa, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi,Bali, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

 



TINGGI LEMAK

Alpukat dikenal sebagai sumber lemak yang sangat tinggi, yaitu 14,66gper 100g. Kandungan lemak alpukat melebihi durian, yaitu mencapaidua kali lipatnya. Hal itu yang menyebabkan sebagian masyarakatmenjadi khawatir untuk mengonsumsinya, terutama kaum wanita,karena alasan takut menjadi gemuk.Benarkah? Konsumsi alpukat 200 gram per hari terbukti tidakmeningkatkan berat badan.Pendapat bahwa alpukat adalah buah yang banyak mengandung lemakdan karena itu tidak sehat, memang sudah lama sekali beredar dimasyarakat. Faktanya,
alpukat memang mengandung lemak yangtinggi, tetapi umumnya terdapat dalam bentuk lemak tidak jenuhtunggal (monounsaturated fatty acids = MUFA).
 Kandungan asam lemak jenuh pada alpukat adalah 2,13g/100g,sedangkan lemak tidak jenuh tunggalnya (MUFA) mencapai 9,8g/100g.Konsumsi asam lemak dalam bentuk MUFA, seperti yang ada dalamalpukat, justru dapat memperbaild kadar kolesterol dan memproteksikenisakan arteri (pembuluh darah).
Lemak alpukat juga mengandung asam lemak tidak jenuh ganda(PUFA) dengan kadar 1,82g/100g daging buah. Manfaat PUFA padaalpukat sama dengan yang ada pada ikan laut. Konsumsi MUFA danPUFA dalam jumlah yang cukup akan memberikan manfaat kesehatanyang optimal bagi tubuh.

Asam lemak MUFA yang banyak terkandung dalam alpukat adalah asamoleat (seperti asam lemak yang terdapat dalam almond dan minyakzaitun). Asam oleat merupakan asam lemak omega-9 yang dapatmenurunkan kadar kolesterol total dan LDL (kolesterol jahat), tetapisebaliknya meningkatkan HDL (kolesterol baik).Hasil sebuah penelitian, pria yang mengonsumsi alpukat selama tigabulan berturut-turut akan mengalami penurunan kadar kolesterol LDLsebesar 12 persen. Hal tersebut dapat melindungi pembuluh darah darikerusakan akibat aterosklerosis.Penelitian yang dilakukan para kardiolog di Queensland, Australia,menemukan bahwa konsumsi alpukat (1 buah per hari) dapatmenggantikan diet rendah lemak untuk menurunkan kolesterol.Penelitian tersebut dilakukan dengan membandingkan wanita yangdiberi diet tinggi karbohidrat tetapi rendah lemak dengan wanita lainyang diberi diet tinggi alpukat selama 3 minggu. Alpukat dimakan ataudioleskan pada roti atau biskuit.Hasil penelitian tersebut menunjukkan kolesterol turun rata-ratasebesar 4,9 persen pada kelompok pertama dan 8,2 persen padakelompok kedua. Diet rendah lemak ternyata tidak menurunkan kadarkolesterol LDL dan malah menurunkan kadar kolesterol HDL sampai 14persen. Hal ini terutama terjadi pada diet sangat rendah lemak.Sebaliknya, makan alpukat dapat menurunkan kolesterol LDL.

Perindah Kulit

Alpukat juga dapat meningkatkan penyerapan senyawa-senyawakarotenoid di usus, seperti betakaroten dan alfakaroten, yangmerupakan antioksidan. Jadi, anggapan bahwa alpukat itu harusdihindari bagi orang yang kolesterolnya tinggi atau gemuk tidaklahbenar.Alpukat itu sendiri ternyata sangat bermanfaat bad tubuh. Jadi, yangharus diperhatikan adalah cara penyajiannya, misalnya hindaripenambahan susu kental manis, gula atau sirop, jika Andamengonsumsi alpukat.Alpukat justru sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit. Alpukatmengandung vitamin A, C, dan E, niasin, asam pantotenat, zat besi,kalium, serta protein yang tidak biasanya terdapat dalam buah. Semuazat gizi tersebut berguna bagi keindahan dan kesehatan kulit.Berbeda dari buah-buahan lain, alpukat hampir tidak mengandung pati,sedikit mengandung gula buah, tetapi berlimpah serat selulosa. Faktorini menjadikan alpukat dianjurkan sebagai bagian dari menu untukmengendalikan diabetes.Zat besi dan zat tembaga yang berlimpah membuat alpukat pentingdalam pembentukan sel darah merah dan pencegahan anemia gizi.Paduan antara vitamin C, vitamin E, zat besi, dan mangan menjadikanalpukat baik untuk menjaga kesehatan kulit dan rambut. Denganadanya asam folat dan vitamin B, serta vitamin-vitamin lainnya, alpukatideal untuk merangsang pembentukan jaringan kolagen.
Alpukat atau avokad berasal dari bahasa Aztek yaitu ahuacatl. Buah ini memang berasal dari daerah tempat suku Aztek berasal yaitu di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Awalnya buah ini mulai diperkenalkan oleh Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol, pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan coklat, jagung dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah alpukat atau avokad mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia.

Tips Cara Memilih Buah Alpukat

Sewaktu Anda pergi ke pasar untuk membeli alpukat, jangan pernah menilai matangnya sebuah alpukat dari warna kulitnya. Jika buah alpukat yang Anda temui berwarna lebih tua atau kecoklatan, belum tentu buah alpukat tersebut telah matang. Cobalah sedikit menekan buah alpukat tersebut. Jika terasa lebih lunak berarti buah itu sudah matang.

Manfaat Alpukat

Hampir setiap bagian dari pohon alpukat memiliki manfaat. Kayu pohon alpukat bermanfaat sebagai bahan bakar. Biji dan daunnya dapat digunakan dalam industri pakaian. Kulit pohonnya dapat digunakan untuk pewarna coklat pada produk yang terbuat dari kulit.
Dalam bidang kecantikan, buah alpukat juga sering digunakan sebagai masker wajah. Buah ini dianggap mampu membuat kulit lebih kencang. Buah alpukat juga bermanfaat untuk perawatan rambut misalnya sewaktu melakukan creambath.
Selain itu, sebagai buah, alpukat juga tentu bisa dinikmati sebagai hidangan yang lezat. Berbagai hidangan disajikan dengan menambah alpukat sebagai bagian dari hidangan tersebut.

 

Zat Kaya Manfaat dalam Alpukat

Alpukat atau avokad memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi. Alpukat atau avokad setidaknya mengandung 11 vitamin dan 14 mineral yang bermanfaat. Alpukat kaya akan protein, riboflavin (atau dikenal sebagai vitamin B2), niasin (atau dikenal sebagai vitamin B3), potasium (atau lebih dikenal sebagai kalium), dan vitamin C.
Selain itu alpukat mengandung lemak yang cukup tinggi. Namun jangan takut karena lemak pada alpukat mirip dengan lemak pada minyak zaitun yang sangat sehat. Lemak yang dikandung dalam alpukat adalah lemak tak jenuh yang berdampak positif dalam tubuh. Lemak pada alpukat juga digunakan dalam pembuatan sabun dan kosmetik.
Berikut ini penjelasan beberapa zat dalam alpukat atau avokad yang bermanfaat bagi tubuh kita:

·         Vitamin E dan vitamin A

Vitamin E dikenal sebagai vitamin yang berguna untuk menghaluskan kulit. Campuran vitamin E dan vitamin A sangat berguna dalam perawatan kulit. Kombinasi vitamin E dan vitamin A membuat kulit menjadi kenyal, menghilangkan kerut, membuat kulit terlihat muda dan segar.

·         Potasium atau Kalium

Potasium (dikenal juga sebagai kalium) yang ada dalam alpukat dapat mengurangi depresi, mencegah pengendapan cairan dalam tubuh dan dapat menurunkan tekanan darah.

·         Lemak tak jenuh

Dalam alpukat ada lemak nabati yang tinggi yang tak jenuh. Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah (LDL), yang berarti dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi, kanker atau penyakit jantung. Lemak tak jenuh pada alpukat juga mudah dicerna tubuh sehingga dapat memberikan hasil maksimal pada tubuh. Lemak tak jenuh pada alpukat juga mengandung zat anti bakteri dan anti jamur.

·         Asam oleat

Asam oleat merupakan antioksidan yang sangat kuat yang dapat menangkap radikal bebas dalam tubuh akibat polusi. Radikal bebas dalam tubuh akan menimbulkan berbagai macam keluhan kesehatan.

·         Vitamin B6

Vitamin ini berkhasiat untuk meredakan sidrom pra-haid atau pra-menstruasi (PMS) yang umumnya diderita wanita setiap bulan.

·         Zat Besi dan Tembaga

Zat ini diperlukan dalam proses regenerasi darah sehingga mencegah penyakit anemia.

·         Mineral Mangaan dan Seng

Unsur ini bermanfaat untuk meredakan tekanan darah tinggi, memantau detak jantung dan menjaga fungsi saraf tetap terjaga.

Hidup Sehat dengan Alpukat

Di beberapa bagian dunia, buah ini dianggap sebagai salah satu buah eksotis dan langka. Mungkin alpukat telah memainkan peranan penting dalam diet makanan Anda. Setelah merasa berbagai hidangan yang mengandung alpukat atau avokad, Anda mungkin dapat mengatakan bahwa buah ini benar-benar banyak manfaatnya dan juga buah yang lezat!

0 komentar:

Posting Komentar

 
;